Dokter Oh Dokter

Dokter Oh Dokter

Reading Time: 3 minutes

Belum lama mama kaki mama Saya sakit, beliau sampai ga bisa jalan.

Awalnya mama  seminggu dua kali panas dingin, dan riwayat kesehatan mama Saya ada ngidap diabetes. Jadi kita mikirnya ini berhubungan sama penyakit diabetesnya.

Ga lama selang dari sakit panas dingin mama ngeluh kaki sebelah kanannya sakit, jalan susah. Dan memang ada luka di bagian punggung kakinya, sempat Saya bawa ke dokter umum, karena malam itu mama meriang lagi dan suhu tubuhnya cukup panas, dokter bilang kaki mama infeksi makanya mama panas dingin, dokter nya memberi mama antibiotik dan lain-lain, dua hari kemudian mama di bawa ke dokter umum diabetes, karena mama ga kunjung sembuh juga dan dokter menyarankan mama untuk ke dokter spesialis kulit, dan akhirnya mama pergi ke dokter kulit setempat dan diberi obat juga.

Oia disini mama menggunakan BPJS kesehatan untuk berobat di RS.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Beberapa hari kemudian kaki mama makin bengkak dan memerah, badannya lemes dan ga bisa jalan.

Kemudian mama minta diantar lagi ke dokter, dokter kulit yang sama sebelumnya.

di RS mama minta ga pakai BPJS kali ini karena mama sudah ga sanggup harus antri lagi. Dan kita dapat antrian awal jadi ga perlu nunggu terlalu lama.

Setelah menunggu, giliran kami tiba masuk ke ruangan praktek dokter kulit tersebut, Saya tanya ke dokternya, ” mama saya kok malah tambah parah ya kakinya setelah terakhir kemarin ini ke dokter”…

Kemudian mama mengeluarkan kantong plastik isi obat-obatan dari dokter tersebut berikan sebelumnya. Dokter itu pun mengecheck obat-obatan tersebut.

Dan kemudian dia berkata ” oh , ini obat generik makanya ibu ga sembuh”

Saya sontak kaget dong, “terus kenapa dikasih obat generik,dok”, dokter bilang “karena pakai BPJS sebelumnya, sekarang ga pakai kan jadi saya kasih yang paten”

Sambil check-check kaki mama, dokter tersebut bilang “ini infeksi dan udah kelamaan, tapi nanti saya kasih obat lagi”

Dan Saya penasaran untuk bertanya ” kalau pakai BPJS utk check up dokternya tapi obatnya minta obat paten aja bisa kan?, dan nebus sendiri ”

Dan dia menjawab sepertinya bisa, coba tanyakan bagian administrasi.

Saya mikir kalau sakitnya mama Saya udah ga mempan sama obat generik, ya kali harus berkali-kali ke dokter dan nunggu sampai berminggu- minggu sembuh engga, tambah sakit iya. Dan kenapa juga ga disaranin untuk obat paten kalau memang udah parah sakitnya.

Terus Saya juga mikir kalau orang sakitnya parah di kasih obat generik dan ga mempan , daaan ga punya duit buat nebus obat paten ,terus gimana itu nasibnya… hmmm….

Setelah itu kami menuju ke bagian kasir dan saya menanyakan hal tersebut, dan ternyata bisa minta obat paten tapi nebus sendiri( berbayar).

Setelah hari itu mama ga juga sembuh, sudah pakai obat paten, dan sudah minum obat dokter, sampai akhirnya adik Saya beliin mama tongkat buat jalan, duh Saya miris liatnya, Saya ga akan tega liat mama jalan pakai tongkat, Saya cari terus info dokter yang bagus dan cocok untuk penyakit mama ini.

Selang 4 hari dari terakhir ke dokter, adik Saya ngajak mama lagi ke dokter lain, dan kemudian setelah mama pulang, Saya tanya “apa kata dokter”..

Dokter bilang mama infeksi karena ada nanah di kakinya dan tadi dibuang nanahnya besok lusa balik lagi ke dokter.

Jeng jeeeeengggg , mama Saya sembuh dan bisa jalan lagi dengan normal… PUJI TUHAN!

Daaaan Saya yang mengganjal Saya sampai Saya nulis ini adalah, dokter kulit yang awal itu dokter apa ya (sambil mikir) dari nyalahin obat generik dan pakai ilmu terawang ( kayak dukun) kayaknya dianogsa dia,  karena awalnya mama bilang pertama ke dokter tersebut mama ga di periksa alias ga dipegang-pegang sama dokter  katanya ( kakinyaaa lohhh, kan yang sakit kakinya), pertemuan kedua baru di check itupun mama yang minta ( hahaha )

Duh miris jadi mama Saya menderita 3 minggu nahan sakit, bikin Saya dan adik-adik was-was jadinya krn bisulan gitu dan  udah kedokter berkali-kali salah semua hanya yang terakhir benar.

Dokter jaman sekarang beda banget sama dokter jaman Saya kecil dan abg, dokter dulu sepertinya melayani sepenuh hati dan berjiwa sosial tinggi, sejak dokter masa kecil Saya pensiun dan pindah ke Amerika, Saya sekarang bingung kalau sakit harus ke dokter mana.

 

Just my 2 cents. Wanna show me yours?