Film Logan dan Film Wolverine Lainnya

Film Logan dan Film Wolverine Lainnya

Reading Time: 2 minutes

Logan merupakan film superhero yang menurut Saya paling seimbang antara unsur drama dan actionnya. Awalnya sih Saya agak skeptis sama film ini, gara2 trailer pertamanya yang… duh… drama bingitz!

Sedih kan ya? Bener2 nunjukin Old Man Logan.

Etapiii… pendapat berubah begitu liat trailernya yg kedua. Saya sempet nyangka ada cameo Quicksilver loh hahaha…

Ya sebetulnya bagus atau jelek, tetep pasti Saya tonton sih… Secara ini film Wolverine (Hugh Jackman) gitu. Apa yang bedain Wolverine ini dengan film2 Wolverine sebelumnya? Yang paling kontras keliatan adalah di film ini Wolverine terlihat lebih manusiawi, dia udah kena penuaan, wajarlah…umurnya udah ratusan tahun. Wah, ternyata dia bukan kaya vampir atau Highlander gitu ya? Bukan, dia juga tetep bisa nyembuhin diri… tapi ya kaya binatang udah tua aja, penyembuhannya gak instant lagi, walaupun dia tetep susah dibunuh.

Jujur sih, Saya bukan fans dua film Wolverine sebelumnya, walaupun Saya fans berat Wolverine yah…

Bayangin aja, di film Wolverine X-Men Origins, ngisahin soal asal muasal Logan dari kecil, dari dia belum dipasangin Adamantium sama Stryker. Belom lagi pertarungannya sama Sabretooth yang diulang2 dengan gaya yang sama. Terus musuh terakhirnya malah Deadpool2an… idih!

Di film keduanya, The Wolverine, dia malah kehilangan kekuatannya gara2 ulah Yashida yang pengen kekuatan Wolverine jadi miliknya sendiri. Walhasil banyak adegan Logan meringis2 gitu gara2 terluka. Tapi lumayanlah, di endingnya (yg di/terhapus) kita bisa liat kostum klasik Wolverine.

Jadi film Wolverine 3 yang dijudulin Logan bakal pake kostum nih? Ternyata kagak! Tapi sumpah… Saya gak kecewa sama sekali.

Nih hal-hal yang bikin Saya takjub sama film Logan :

  1. Akhirnya kita dikasih liat detail cara penggunaan cakar adamantium sesungguhnya!

    This slideshow requires JavaScript.

  2. Kaki Laura (Dafne Keen) keluar cakar sob! Saya sampe melonjak kegirangan pas liat adegan ini.
  3. Persahabatan yang unik dan kesetiakawanan antara sesama mutant yang baru saja berkenalan. Kita bisa dibikin berempati sama para mutant, padahal mereka itu hasil percobaan lab loh.

Pokoknya puaslah Saya sama film ini di tengah2 banjirnya film2 superhero lainnya.

Setuju atau suka tulisan Saya? Coba kasih donasi biar semangat.

Just my 2 cents. Wanna show me yours?