Get Out

Get Out

Reading Time: 2 minutes

Sebuah kisah di mana diceritakan bahwa pembuatan stereotype berdasarkan kelebihan pada ras tertentu juga dianggap hal yang rasis. Agak aneh sih, mungkin orang makin ke sini jadi makin sensitif ya? Entah itu jadi bagus atau gak sebetulnya. Misalnya Saya liat di TV ada kontestan idol2an asal Indonesia Timur, belom nyanyi aja Saya udah mikir suaranya pasti bagus.

Balik ke film ini… Diceritakan soal Chris (Daniel Kaluuya) yg berkulit hitam dan Rose (Allison Williams) yg berkulit putih pergi mengunjungi orang tua Rose di kampungnya.
Ternyata orang tua Rose sangat tajir dengan kumpulan sohib2 yg gak kalah tajirnya. Mereka bikin acara kumpul2 bertepatan pada saat Chris dan Rose berkunjung.

Keliatan banget kalo keluarga Rose sangat2 tidak rasis, bahkan menerima Chris dengan tangan terbuka. Namun mereka kecewa ketika tahu bahwa Chris adalah seorang perokok. Mamanya Rose, Missy (Catherine Keener) adalah seorang ahli hipnotis yang kemudian memakai ilmunya untuk membuat Chris berhenti merokok. Tuluskah? Ternyata gak! Dia melakukan ini supaya Chris yg dianggap sebagai “aset” tetap berkualitas super.

Loh… kok aset sih? Emangnya Chris cowok apaan?

Ternyata modus Rose bawa balik cowok (dan cewek) kulit hitam sudah berlangsung lama. Perpaduan antara keahlian hipnotis Missy dan ilmu bedah papanya Rose, Dean (Bradley Whitford) membuat mereka mampu memindahkan otak kolega mereka yg hampir koit (atau bosen aja kali) ke badan korban tipu daya Rose.

Tapi ilmu mereka ini bukannya tanpa cela, “kesadaran asli (roh?)” penghuni badan yg awal tetap ada di dalam tubuh itu, cuma dalam keadaan terkunci, nambun bisa muncul bila ditrigger dengan sesuatu, di film ini terlihat ketika salah satu orang yg dianggap familiar oleh Chris terkena lampu flash dari kamera hp.

Hal ini diketahui Chris, dan bener aja, Rose gak mau diajak pergi dari rumah itu… huhuhu kasian…Chris pun terjebak, dia dicuci otak, lalu harus bercakap2 dengan “pembelinya” melalui layar TV… ngggg… kenapa gak pake Skype aja yah? Biar retro kali ah!

Akhirnya Chris berhasil lolos dengan cara menyumbat telinganya dari hipnotis yg dia sadari dipicu oleh suara dentingan. Detailnya mending lu tonton sendiri deh, Saya agak bingung nama2in aktor kulit hitam ini  #eh

Pertanyaan Saya adalah… kalo kaya gini… bisa dianggap pembunuhan bukan ya? Kan “kesadaran aslinya” masih ada di situ.

Atau ini contoh harafiah dari dua tubuh menjadi satu? Walau gak simultan sih…

Setuju atau suka tulisan Saya? Coba kasih donasi biar semangat.

Just my 2 cents. Wanna show me yours?