HDD VS SSD

HDD VS SSD

Reading Time: 2 minutes

HDD

Hard Disk Drive ini berisi piringan magnetik yang menyimpan data. Walaupun sudah lebih disempurnakan dari pendahulunya (bahkan saat pameran hdd ini dihantam-hantaman ke meja sama salesnya), namun hdd tetap punya umur… alias bisa mati.

Pengalaman Saya adalah hdd yang jadi lompat-lompat (bunyi tok-tok) gara-gara diforsir waktu lagi tergila-gila bikin film animasi 3D pakai Lightwave. Ini kerusakan lantaran kesalahan pemakaian. Kalau pemakaian normal sih, rata-rata satu tahun sudah pasti satu hdd yang Saya ganti.

Lalu keluarlah SSD ke pasaran, yang diclaim anti-error… tiba-tiba hdd yang barusan dihantam sama si mbak-mbak sales jadi obsolete. Kok kompak amat ya? Masa semua hdd jadi berumur?

Kesimpulan HDD VS SSD

Kelebihan vs ssd: Lebih murah, kapasitas lebih besar (dengan harga yang sama).
Kekurangan vs ssd : Lebih lambat jauh, bikin perangkat jadi berat.

WD Scorpio Blue [WD5000LPCX]

SSD

Selain diclaim anti banting*, Solid State Drive juga terbukti jauh lebih cepat. Jujur saja, sejak ada SSD, Saya jadi gak terlalu perduli soal upgrade RAM dan lain-lain. Mungkin karena pemakaian Saya juga yang biasa-biasa aja. Ini Saya buktiin dengan “membangkitkan” Macbook Air yang udah SSD dari sananya dan upgrade Macbook Pro Mid 2010.

Saking kerennya Macbook Pro Mid 2010 Saya ini, Saya rela kalau diajak tukeran sama Macbook Pro terbaru loh!

*Buat yang mau tahu kenapa SSD anti banting, “SSD tidak memiliki komponen bergerak seperti HDD. Jadi kalau jatuh aman-aman aja, kecuali kalau sampai ada komponen yang copot ya.”

Kesimpulan SSD VS HDD <— yaelah musti ditulis?!?

Kelebihan vs ssd: Lebih cepat dan tahan banting, ringan banget.
Kekurangan vs ssd : Kapasitas relatif lebih kecil (yang gede masih mahal).

SAMSUNG Solid State Drive 850 EVO 250GB

Just my 2 cents. Wanna show me yours?