Live Streaming

Live Streaming

Reading Time: 3 minutes

Solusi Menyenangkan

Live Streaming menjadi solusi yang menyenangkan, terutama sejak TV kita “dijajah” oleh KPI yang tercinta. Kenapa? Karena seperti kita tahu, kita gak sebodoh yang KPI kira. Dan kalau menurut hemat saya, dengan disensornya TV kita, toh orang bejad macam ini tetap gentayangan. Jadi semoga aja sih, live streaming yang sebagian udah kena internet sehat ini gak ikut-ikutan dikonsumsi orang-orang ngehe. Ya supaya yang “pinter” gak ikutan kena imbasnya.

Balik ke pemikiran yang kelihatan asal pukul rata, atau bahasa ribetnya “penstereotipikalan” tadi. Ini sama aja kaya mau bunuh tikus di ladang marilah kita menumpang mandi kan?

Live Streaming Lebih Update

Gimana gak update? Paling selisihnya beberapa detik kalau ngelag. Kecuali kalau habis hujan gede kaya para pelanggan Indihome seperti Saya ini. Mati kutulah… sampai-sampai Saya diingatkan sama tayangan TV yang mau langganan internet kudu pakai pawang hujan. Untung waktu itu belom maen sensor, bisa-bisa ujannya jadi gersang keleus.

You know what? Buat Saya yang jarang nonton TV, fenomena ini malah gak kerasa (awalnya). Waktu itu Saya terjebak dalam situasi di mana Saya dan anak Saya harus ngeliat acara India di TV. Gak tahu judulnya, pokoknya kaya Mahabarata gitu deh setingannya. Apa emang Mahabarata ya?

Di film India itu ada satu karakter yang habis bertempur dan mukanya berwarna abu-abu. Tapi kami tetap ngeliatin sambil gak tahu apa yang terjadi. Sampai di saat Saya nanya ke anak Saya, “itu emang karakternya kaya gitu?”, yang lalu dijawab sama anak Saya, “gak tau, itu ilmunya kali”.

Sedikit berbagi aja, buat kalian yang lahir di jaman digital atau baca blog ini di tahun 2.999,99FM… sebelum sensor-sensoran bergaya seperti yang Saya sebut barusan atau diburem-buremin, film seluloid (ini bukan namanya?)citu digunting secara fisik untuk nyensor adegan-adegan yang dianggap perlu hilang.

Efek Samping Penyensoran

Tapi gak selalu sensor itu bagus sih… Saya pribadi pernah nyangka mata Saya rusak gara-gara TV berbayang. Ya mungkin yang nyensor mau cobain efek-efek baru atau yang kerjanya masih magang aja. Padahal nih ya, yang kerjaannya ngedit video kawinan aja serius banget kok kerjanya.

Eh stop! (Hammer time) Ini kan temanya live streaming, kok banyakan ngomongin sensoran sih? Balik ke live streaming kalo gitu…

Aplikasi Favorit Buat Live Streaming

Ini beberapa aplikasi yang terlintas di kepala Saya kalau ngomongin Live Streaming:

  • Facebook
  • YouTube
  • Bigo

Kenapa ada tiga itu? Karena selain mudah dipakai, rata-rata pemirsa ya banyak di situ. Setidaknya buat target pemirsa Saya sih. Ya siapa tahu ada app khusus nenek-nenek dan kakek-kakek buat live streaming mereka.

Coba kita bahas dikit soal masing-masing app tadi:

Facebook

Jejaring media sosial ini bisa dibilang terbesar di dunia saat ini. Gak percaya? Coba aja buka akun baru, dalam dua hari aja langsung penuh sama friend request. Ada yang datang lantaran disarankan oleh Facebook dan sebagian besar nyantol sendiri lantaran sinkron ke address book kita. Sialnya, gak semua mahluk di address book kita itu sebetulnya mau kita kontak lagi. Maka terjadilah silaturahmi secara paksa. Dengan settingan privasi berbeda-beda, kita bisa tentuin sama siapa kita mau berbagi live streaming kita. Semudah mencet tombol, kita udah tayang live di Facebook.

YouTube

Kalau lu pengguna Chromebook, live streaming jadi menyenangkan karena mudah disetup dan Chromebook memiliki bobot relatif ringan. Nilai plus lagi, gak perlu setting webcam dan permission macam-macam. Tapi ini datang dengan pengorbanan kualitas yang lumayan. Kekurangannya adalah, kalau pakai app di iPhone live streaming ini gak bisa dibuat landscape. Yang efeknya lumayan mengganggu lah ya…

Buat pemakai Chromebook bisa coba solusi ethernet di bawah ini buat konek ke internet pakai kabel ethernet:

LINKSYS USB 3.0 Gigabit Ethernet Adapter [USB3GIG]

Gimana kalau mau live streaming di Chromebook sambil jalan-jalan? Hasil intipan di forum orang sih, katanya bisa plug and play pakai modem… bentar, rasanya Saya bikin bookmark (soalnya Saya belom beli).

back… setelah nyari kurang lebih 20 menit, ini barangnya:

Huawei E367u-2 Modem USB, silahkan langsung ke lapaknya di sini. Kebetulan sekarang Bukalapak lagi ada promo gratis ongkir kalau pesan di aplikasi asal pakai kode promo PAKAIGRAB.

Udah ah, Saya kok halu ya? Keyboard belok sendiri wkwkwkwkwksumiati…

Just my 2 cents. Wanna show me yours?