Renungan Kucing Asin

Renungan Kucing Asin

Reading Time: 2 minutes

Kata jomblo seringkali jadi momok menakutkan buat sebaagian orang. Walaupun sebetulnya status jomblo ini gak nyusahin-nyusahin banget, cuma dorongan dari mahluk sekitarnya justru yang bikin status ini seolah-olah hina di mata kita. Padahal, yang rajin ngatain itu maksudnya cuma bercanda, gak lebih (paling pamer).

Lalu kenapa sih masih ada yang memilih jadi jomblo? Hal ini juga sebetulnya mudah aja dijelasin, yaitu masalah pilihan. Siapa tahu orang jomblo yang lu kenal malah punya jam terbang 999 kali lebih banyak daripada yang ngatain.

Ya, orang yang marah mungkin sudah bosan nahan kesabaran. Orang dandan mungkin karena udah bosan acak-acakan. Orang urakan udah bosan jadi alim. Sama seperti orang yang jomblo mungkin sudah jengah dengan yang namanya relationship.

Relationship itu bukan sekedar status di media sosial, tapi seringkali jadi tolak ukur orang lain untuk menilai si penyandang status. Sederhananya, yang pasang status menikah tentunya bakal lebih sedikit menerima godaan-godaan dari orang lain, kecuali siap berhadapan dengan hukum ya.

Dengan sedikit survey saja, Saya berhasil nemuin kalau status menikah itu gak ngaruh-ngaruh amat dengan jumlah orang yang godain. Kenapa? Karena yang godain seringkali gak punya otak juga dan gak perduli kalau godaannya bisa berarti masalah buat relationship orang yang digodain.

Begitu pula halnya dengan si penyandang status…

Saya pernah lihat ada meme (yang gak pakai k) menggelitik yang bertuliskan, “hai cewek yang udah berpasangan, harap pasang foto profil berdua. Jangan sampai kami salah godain orang yang sudah punya pasangan”. Ini meme keren banget, Saya setuju banget. Siapapun yang bikin meme ini perlu dapat penghargaan, sob!

Meme tadi nunjukkin sifat gentle seseorang yang gak memungkiri kalau dia perwakilan kaum adam yang secara naluri suka godain cewek, tapi punya sikap dalam hal itu.

Ada yang bilang, “kucing mana yang nolak dikasih ikan asin?”. Jawabannya ada sih… kucing berkelas. Soalnya yang makan ikan asin itu ya kucing-kucing yang sama dengan yang sering kita temuin lagi ngorekin sampah sisa orang.

Tapi pernah ada satu teman Saya yang bilang kalau kucing makan ikan asin itu lebih baik dripada kucing yang makan muntahnya sendiri. Pada satu saat Saya setuju sama ungkapan dia.

Nah, lu mau jadi kucing yang jomblo apa kucing yang asin?

Just my 2 cents. Wanna show me yours?